Pembagian Tugas di Komisi DPR RI

 Gedung MPR

Susunan dan keanggotaan komisi ditetapkan oleh DPR dalam Rapat paripurna menurut perimbangan dan pemerataan jumlah anggota tiap-tiap Fraksi, pada permulaan masa keanggotaan DPR dan pada permulaan Tahun Sidang. Setiap Anggota, kecuali Pimpinan MPR dan DPR, harus menjadi anggota salah satu komisi. Jumlah Komisi, Pasangan Kerja Komisi dan Ruang Lingkup Tugas Komisi diatur lebih lanjut dengan Keputusan DPR yang didasarkan pada institusi pemerintah, baik lembaga kementerian negara maupun lembaga non-kementerian, dan sekretariat lembaga negara, dengan mempertimbangkan keefektifan tugas DPR. Tugas Komisi dalam pembentukan undang-undang adalah mengadakan persiapan, penyusunan, pembahasan, dan penyempurnaan Rancangan Undang-Undang yang termasuk dalam ruang lingkup tugasnya.

Selengkapnya…

Sejarah Pura Kawitan Arya Kepakisan (Nyuh Aya)

Pura Kawitan terdiri dari kata Pura dan Kawitan. Pura artinya tempat suci Agama Hindu untuk memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa dengan berbagai manifestasinya dan  memuja roh suci leluhur yang sangat dihormati. Kawitan berasal dari kata “Wit” yang artinya Asal Mula. Pura Kawitan yaitu pura tempat suci, yang penyiwinya ditentukan oleh ikatan “wit” atau leluhur berdasarkan garis kelahiran (geneologis) seperti Sanggah/Merajan, Paibon, Dadia, dan Kawitan. Begitu juga Pura Kawitan Arya Kepakisan (Arya Nyuh Aya) adalah pura yang penyiwinya atau disungsung oleh Prati Sentana Arya Kepakisan (Arya Nyuh Aya), yang ada diseluruh Bali.

Selengkapnya…

Les, Uli dan Kayu Bertuah

Fosil Kayu 

(Istilah Bali : LES  ; Istilah Jawa : Fosil Kayu)

Kembali saya mencoba mengurai beberapa fungsi Fosil pohon yang sudah berumur ratusan bahkan ribuan tahun..yang sering disebut Fosil pohon,….dan kalau di Bali sering di sebut LES…!!

  1. LES  DAPDAP :  cirinya warna putih,coklat tua,dan kuning.( warna tiga yang terbaik ) fungsi  les dapdap ini baik ditempatkan di tempat suci sebagai taksu rumah.Baik juga dipakai sebagai cincin … untuk penjaga gaib kita sehari hari.Gunakan setiap kita memuja IDA SANGHYANG WIDI WASA.( TUHAN YANG MAHA ESA)
  2. LES KELOR : ciri warnanya hitam pekat.Namun terlihat jelas les kelor ini berserat dan tampak seperti kayu.Yang terbaik adalah yang berisi badar perak atau emas.Fungsi les kelor ini baik untuk pegangan sendiri…tidak cocok dipinjamkan pada orang lain.Penolak hawa sihir,penetral sakit perut (rendam dalam air ,lalu rendaman air itu diminum ), membuat rasa percaya diri .Satu hal yg perlu diingat jangan di pakai untuk memukul karna bisa berakibat fatal. Selengkapnya…

Awatara Penyelamat Dunia

Awatara dalam agama Hindu adalah inkarnasi dari Tuhan Yang Maha Esa maupun manifestasinya. Tuhan Yang Maha Esa ataupun manifestasinya turun ke dunia, mengambil suatu bentuk dalam dunia material, guna menyelamatkan dunia dari kehancuran dan kejahatan, menegakkan dharma dan menyelamatkan orang-orang yang melaksanakan Dharma/Kebenaran.
Agama Hindu mengenal adanya Dasa Awatara yang sangat terkenal di antara Awatara-Awatara lainnya. Dasa Awatara adalah sepuluh Awatara yang diyakini sebagai penjelmaan material Dewa Wisnu dalam misi menyelamatkan dunia. Dari sepuluh Awatara, sembilan diantaranya diyakini sudah pernah menyelamatkan dunia, sedangkan satu di antaranya, Awatara terakhir (Kalki Awatara), masih menunggu waktu yang tepat (konon pada akhir Kali Yuga) untuk turun ke dunia. Kisah-kisah Awatara tersebut terangkum dalam sebuah kitab yang disebut Purana. Berikut 10 Awatara dari zaman ke zaman : Selengkapnya…

Mantram

“Tri Sandhya”

“Gayatri Maha Mantra

“Om Namah Shivaaya”

Fenomena di Bali

gunung-agung-bertedung-awan

Fenomena awan bertedung di puncak Gunung Agung (Bali) menjelang acara Panca Bali Krama 2009

Fenomena alam berupa video dua buah mata di langit Besakih yang diperkirakan terjadi pada puncak Karya Panca Bali Krama  (25 Maret 2009).

Buku-buku Hindu

Buku Siwaratri Buku Arsitektur Tradisional Bali Buku Brahmawidya

Anda berminat dengan buku diatas  ?
Hubungi kami : suta@gussuta.com

Fakultas Teknik UNHI

Seminar Di Fakultas Teknik UNHI !!

Seminar Teknik UnhiTema : Jalan Layang Di Bali Ditinjau Dari Aspek Teknologi, Agama dan Budaya.

Masalah transportasi tidak bisa dipisahkan dari padatnya aktivitas masyarakat. Kemanapun masyarakat pergi, mereka memerlukan alat dan sarana transportasi. Alat ini terkait kendaraan yang digunakan sedangkan sarana berupa jalan atau jalur yang menghubungkan suatu tempat ke tempat yang lain.

Di Bali, pesatnya pertumbuhan ekonomi memberi dampak pada tingginya kepemilikan alat transportasi. Namun kapasitas jalan terus terdesak hingga menimbulkan masalah, salah satunya kemacetan. Sebagai daerah kunjungan wisata Bali hendaknya mampu memberikan kenyamanan kepada wisatawan dan penduduk lokal dalam berlalu lintas. Berkaitan dengan hal tersebut, upaya yang mungkin dapat dilakukan adalah salah satunya dengan pembangunan jalan layang. Kapan jalan layang di Bali akan menjadi kenyataan ?

Selengkapnya…

Universitas Hindu Indonesia


Sekretariat : Jl. Sanggalangit (Gatsu Timur), Tembau-Penatih, Denpasar Timur
Telp. (0361) 464700/464800/482486
Fakultas : 1. Ilmu Agama, 2. Ekonomi, 3. MIPA, 4. Teknik, dan 5. Kesehatan