<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Tip Mengatasi Masalah Pada Bangunan</title>
	<atom:link href="http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html</link>
	<description>My Personal Blogger</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Sep 2010 07:14:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: mbahmo</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-690</link>
		<dc:creator>mbahmo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2010 16:58:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-690</guid>
		<description>Sesudah lebaran ini saya berencana renovasi rumah. bangunan lama saya bongkar. Latak tanah saya miring ke samping agak tajam juga. Dan pada bagian paling rendah adalah tanah basah (berair, rawa). selisih tinggi antara tanah tertinggi dan terendah adalah sekitar 2 meter. Di atas tersebut akan saya dirikan rumah struktur 2 lantai ukuran 6 X 9. Pertanyaan saya:
1. Apabila saya bermaksud membuat lantai dasar rata sesuai tinggi tanah tertinggi, bagaimanakah bentuk dan ukuran fondasi/cakar ayam yang memenuhi syarat untuk itu. 2. Apa saja perlakuan terhadap tanah terendah yang berair tersebut. 3. Saya memakai besi beton 12 mm SNI. Berapa besar ukuran sloof/kolom yang sesuai standar. (kalau perlu tolong dibuatkan oret-oretan gambar biar saya dan tukangnya lebih paham).

Demikianlah pertanyaan saya dan jawaban Bapak sangat saya nantikan. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sesudah lebaran ini saya berencana renovasi rumah. bangunan lama saya bongkar. Latak tanah saya miring ke samping agak tajam juga. Dan pada bagian paling rendah adalah tanah basah (berair, rawa). selisih tinggi antara tanah tertinggi dan terendah adalah sekitar 2 meter. Di atas tersebut akan saya dirikan rumah struktur 2 lantai ukuran 6 X 9. Pertanyaan saya:<br />
1. Apabila saya bermaksud membuat lantai dasar rata sesuai tinggi tanah tertinggi, bagaimanakah bentuk dan ukuran fondasi/cakar ayam yang memenuhi syarat untuk itu. 2. Apa saja perlakuan terhadap tanah terendah yang berair tersebut. 3. Saya memakai besi beton 12 mm SNI. Berapa besar ukuran sloof/kolom yang sesuai standar. (kalau perlu tolong dibuatkan oret-oretan gambar biar saya dan tukangnya lebih paham).</p>
<p>Demikianlah pertanyaan saya dan jawaban Bapak sangat saya nantikan. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dona</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-668</link>
		<dc:creator>dona</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 14:05:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-668</guid>
		<description>tips sangat saya sukai
saya mau nanya pak, mohon bantuanny saya baru bangun rumah 2 lantai. tapi kok dinding nya dah banyak yang retak ya pak, retakny bukan d dalamnya aza tapi luar dalam .saya perhatikan kok retaknya dari batanya juga ikut2an,kalau hujan basahny sampai kedalam ruangan, apakah karena batanya yang saya beli waktu itu belum kering? mkasih pak mohon bantuanya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tips sangat saya sukai<br />
saya mau nanya pak, mohon bantuanny saya baru bangun rumah 2 lantai. tapi kok dinding nya dah banyak yang retak ya pak, retakny bukan d dalamnya aza tapi luar dalam .saya perhatikan kok retaknya dari batanya juga ikut2an,kalau hujan basahny sampai kedalam ruangan, apakah karena batanya yang saya beli waktu itu belum kering? mkasih pak mohon bantuanya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: suhardi</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-664</link>
		<dc:creator>suhardi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 21:02:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-664</guid>
		<description>bagus buat tambahan informasi. 
pak saya mau tanya. saya baru bangun rumah 2 lantai.
tapi kalau lantai 2 kita loncatin atau kaki kita hentak ke lantai 2. Lantai 2 serasa bergetar. apa ini salah kontruksi. Apa tidak berbahya misalnya bisa roboh. mohon pendapatnya pak.. terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagus buat tambahan informasi.<br />
pak saya mau tanya. saya baru bangun rumah 2 lantai.<br />
tapi kalau lantai 2 kita loncatin atau kaki kita hentak ke lantai 2. Lantai 2 serasa bergetar. apa ini salah kontruksi. Apa tidak berbahya misalnya bisa roboh. mohon pendapatnya pak.. terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: jabon</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-662</link>
		<dc:creator>jabon</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 02:39:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-662</guid>
		<description>wow ilmu baru ni ... :-)
.-= jabon&#180;s last blog ..&lt;a href=&quot;http://asrofi.web.id/jabon/comment-page-1/#comment-470&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;By- Asrofi&lt;/a&gt; =-.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wow ilmu baru ni &#8230; <img src='http://www.gussuta.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
<span class="cluv"> jabon&#180;s last blog ..<a href="http://asrofi.web.id/jabon/comment-page-1/#comment-470" rel="nofollow">By- Asrofi</a> <span class="heart_tip_box"><img class="heart_tip" alt="My ComLuv Profile" border="0" width="16" height="14" src="http://www.gussuta.com/wp-content/plugins/commentluv/images/littleheart.gif"/></span></span></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Budi Santoso</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-607</link>
		<dc:creator>Budi Santoso</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 May 2010 22:51:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-607</guid>
		<description>saya dengar ada model keramik baru (dicor/dilapiskan, keramik ini mudah pemasangannya dan cepat.mohon penjelasan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya dengar ada model keramik baru (dicor/dilapiskan, keramik ini mudah pemasangannya dan cepat.mohon penjelasan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: victor hutabarat</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-583</link>
		<dc:creator>victor hutabarat</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Mar 2010 01:23:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-583</guid>
		<description>kami ada membangun ruko walet 5 tingkat, yang mana tingkat pertama ada keretakan yang mengakibatkan kekawatiran kami, untuk diketahui kami memakai readymix mutu k.175, saya bingung untuk mengatasi keretakan tersebut apa yang akan saya perbuat ? mohon bantuannya. tks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kami ada membangun ruko walet 5 tingkat, yang mana tingkat pertama ada keretakan yang mengakibatkan kekawatiran kami, untuk diketahui kami memakai readymix mutu k.175, saya bingung untuk mengatasi keretakan tersebut apa yang akan saya perbuat ? mohon bantuannya. tks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: IAMAN</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-569</link>
		<dc:creator>IAMAN</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2010 02:03:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-569</guid>
		<description>Saya mau tanya :
Saya lagi renovasi,saya sdh pakai dinding pakai hebel dan perekat hebel memakai semen mortar PM 100.Saya mau untuk plesterannya mana yang lebih murah biayanya dan bagaiman kwalitasnya jika saya memakai semen biasa dicampur pasir dibandingkan dengan semen mortar PM 200,dan bagaimana cara menghitung biaya plesteran per m2 nya.

tks atas bantuannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mau tanya :<br />
Saya lagi renovasi,saya sdh pakai dinding pakai hebel dan perekat hebel memakai semen mortar PM 100.Saya mau untuk plesterannya mana yang lebih murah biayanya dan bagaiman kwalitasnya jika saya memakai semen biasa dicampur pasir dibandingkan dengan semen mortar PM 200,dan bagaimana cara menghitung biaya plesteran per m2 nya.</p>
<p>tks atas bantuannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ikfan</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-556</link>
		<dc:creator>Ikfan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 12:27:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-556</guid>
		<description>Gimana Caranya Bikin Campuran Mortar Yang Bagus, Untuk Presteran Rumah...
Apakah Harus Dicampur Addetif,Atau Ada Bhn Laen Yang Bisa Bikin Plesteran Kuat...
Gmn Caranya Mengatasi Acian Rumah Yang Retak &amp; Gmn Caranya Bikin Campurn Untuk Acian,Biar Awet..????? Trimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Gimana Caranya Bikin Campuran Mortar Yang Bagus, Untuk Presteran Rumah&#8230;<br />
Apakah Harus Dicampur Addetif,Atau Ada Bhn Laen Yang Bisa Bikin Plesteran Kuat&#8230;<br />
Gmn Caranya Mengatasi Acian Rumah Yang Retak &amp; Gmn Caranya Bikin Campurn Untuk Acian,Biar Awet..????? Trimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ronald</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-549</link>
		<dc:creator>Ronald</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 00:56:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-549</guid>
		<description>Artikelnya cukup bagus,
saya punya maslash dengan lantai gudang yang pecah-pecah sehingga menimbulkan debu,ada yang beri saran untuk plaster ulang setebal 2-3cm(Topping up ), apakah solusi itu bagus atau punya saran lain pak?

terima kasih atas attensi dan bantuanya.

Salam,
Ronald - Pekanbaru</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikelnya cukup bagus,<br />
saya punya maslash dengan lantai gudang yang pecah-pecah sehingga menimbulkan debu,ada yang beri saran untuk plaster ulang setebal 2-3cm(Topping up ), apakah solusi itu bagus atau punya saran lain pak?</p>
<p>terima kasih atas attensi dan bantuanya.</p>
<p>Salam,<br />
Ronald &#8211; Pekanbaru</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Jed</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-509</link>
		<dc:creator>Jed</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 18:21:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-509</guid>
		<description>Nothing succeeds like the appearance of success.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nothing succeeds like the appearance of success.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: esye</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-489</link>
		<dc:creator>esye</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 22:18:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-489</guid>
		<description>Tips nya bagus banget. Sekalian mau tanya ya mas gus...
Rumah kami di bandung baru selesai dibangun sekitar 6 bulan yl. Ketika terjadi gempa di Tasik, timbul retak2 horizontal di 3 spot. Yg terbesar lebar celahnya -+ 1mm. Semua retak ini ada di lantai 2. Kebetulan kami bangun rumah 2 lantai di atas lahan urugan sawah. Apakah penyebab retak dinding tsb karena semata gempa atau karena secara struktur kurang memadai?
Kami akui saat itu karena kami awam &amp; keterbasan biaya kami percayakan saja kepada tukang. Idealnya untuk membangun rumah 2 lantai dan membuat dudukan torn di atas plafon lantai 2 komposisi kolom beton dan tulangannya bagaimana? Berdasarkan informasi dari tukang, lantai satu menggunakan tulangan besi berpenampang 12 mm full sebanyak 6 bh. Namun untuk lantai 2 nya menggunakan kombinasi 4 bh 12 mm + 2 bh 10 mm. Begitu pula dengan dak dudukan torn di lantai 3.  Bgm saran mas gus untuk mengatasinya?
Terimakasih sebelumnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tips nya bagus banget. Sekalian mau tanya ya mas gus&#8230;<br />
Rumah kami di bandung baru selesai dibangun sekitar 6 bulan yl. Ketika terjadi gempa di Tasik, timbul retak2 horizontal di 3 spot. Yg terbesar lebar celahnya -+ 1mm. Semua retak ini ada di lantai 2. Kebetulan kami bangun rumah 2 lantai di atas lahan urugan sawah. Apakah penyebab retak dinding tsb karena semata gempa atau karena secara struktur kurang memadai?<br />
Kami akui saat itu karena kami awam &amp; keterbasan biaya kami percayakan saja kepada tukang. Idealnya untuk membangun rumah 2 lantai dan membuat dudukan torn di atas plafon lantai 2 komposisi kolom beton dan tulangannya bagaimana? Berdasarkan informasi dari tukang, lantai satu menggunakan tulangan besi berpenampang 12 mm full sebanyak 6 bh. Namun untuk lantai 2 nya menggunakan kombinasi 4 bh 12 mm + 2 bh 10 mm. Begitu pula dengan dak dudukan torn di lantai 3.  Bgm saran mas gus untuk mengatasinya?<br />
Terimakasih sebelumnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: adam</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-469</link>
		<dc:creator>adam</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 16:37:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-469</guid>
		<description>ada ngga cara atau chemical untuk menguraingi kerasnya beton pada saat pembongkaran(bobokan)beton jadi dikerjakan??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ada ngga cara atau chemical untuk menguraingi kerasnya beton pada saat pembongkaran(bobokan)beton jadi dikerjakan??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ardi_green</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-460</link>
		<dc:creator>ardi_green</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 16:00:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-460</guid>
		<description>tanya dunk ...
apa saja akibat dan bagaimana cara mengatasi adanya keretakan pada plesteran dinding...
tks..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tanya dunk &#8230;<br />
apa saja akibat dan bagaimana cara mengatasi adanya keretakan pada plesteran dinding&#8230;<br />
tks..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Agus Suhanto</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-455</link>
		<dc:creator>Agus Suhanto</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 01:38:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-455</guid>
		<description>- saya suka posting ini, perkenalkan saya &lt;a href=&quot;http://suhanto.com&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Agus Suhanto&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>- saya suka posting ini, perkenalkan saya <a href="http://suhanto.com" rel="nofollow">Agus Suhanto</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ibu Sonny</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-440</link>
		<dc:creator>Ibu Sonny</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 00:33:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-440</guid>
		<description>Mau Tanya boleh ya pak? Saya sedang membagun rumah dua lantai, namun khusus untuk lt 2 saya merasa kekuatan cor kurang kuat alias agak lentur / kalo ada orang jalan lantai terasa bergetar/goyang2. Mungkin tebal cor kurang atau besi kurang tebal namun sudah terlanjur jadi,,,bGm solusi memperkuat kekuatan beton cor lantai 2 tersebut ? Mohn saran
Tks
WWW</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mau Tanya boleh ya pak? Saya sedang membagun rumah dua lantai, namun khusus untuk lt 2 saya merasa kekuatan cor kurang kuat alias agak lentur / kalo ada orang jalan lantai terasa bergetar/goyang2. Mungkin tebal cor kurang atau besi kurang tebal namun sudah terlanjur jadi,,,bGm solusi memperkuat kekuatan beton cor lantai 2 tersebut ? Mohn saran<br />
Tks<br />
WWW</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: irma</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-395</link>
		<dc:creator>irma</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 09:12:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-395</guid>
		<description>Terima kasih artikelnya sangat berguna. Saya ingin bertanya. Rumah kami sudah di dak pada bagian belakang 1/2 dari ukuran rumah untuk penambahan 2 buah kamar, tapi saat ini retak-retak pada kolom tulangannya dan juga dinding-dindingnya. Hal ini terjadi entah karena perhitungan yang kurang baik atau struktur tanahnya yang tidak mendukung, karena perumahan yang kami tempati dulunya berasal dari tanah rawa.

Mohon advise Bapak kami bermaksud merenovasi rumah. Suami bermaksud mempertahankan dak belakang dengan penguatan pada dak tulangannya tapi saya kuatir dengan kondisi dak beton yang telah dibuat. Bagaimana menyikapi struktur tanah bekas rawa apakah harus ada perhitungan khusus untuk pembuatan pondasi dan struktura tulangan, sebaiknya berapa dalam pondasi harus dibuat.

Mohon pencerahannnya Pak. Terima kasih banyak atas infonya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih artikelnya sangat berguna. Saya ingin bertanya. Rumah kami sudah di dak pada bagian belakang 1/2 dari ukuran rumah untuk penambahan 2 buah kamar, tapi saat ini retak-retak pada kolom tulangannya dan juga dinding-dindingnya. Hal ini terjadi entah karena perhitungan yang kurang baik atau struktur tanahnya yang tidak mendukung, karena perumahan yang kami tempati dulunya berasal dari tanah rawa.</p>
<p>Mohon advise Bapak kami bermaksud merenovasi rumah. Suami bermaksud mempertahankan dak belakang dengan penguatan pada dak tulangannya tapi saya kuatir dengan kondisi dak beton yang telah dibuat. Bagaimana menyikapi struktur tanah bekas rawa apakah harus ada perhitungan khusus untuk pembuatan pondasi dan struktura tulangan, sebaiknya berapa dalam pondasi harus dibuat.</p>
<p>Mohon pencerahannnya Pak. Terima kasih banyak atas infonya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anto</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-383</link>
		<dc:creator>anto</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 05:37:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-383</guid>
		<description>Artikel yg pas dengan masalah saya, dimana dimana ringbalk yang mengantung dak saya retak mohon saran perbaikannya pak mungkin bisa via email nanti saya sertakan foto keretakan tersebut terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel yg pas dengan masalah saya, dimana dimana ringbalk yang mengantung dak saya retak mohon saran perbaikannya pak mungkin bisa via email nanti saya sertakan foto keretakan tersebut terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: debby</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-379</link>
		<dc:creator>debby</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 07:13:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-379</guid>
		<description>Tips nya berguna banget terutama buat praktisi dilapangan
saya ingin bertanya, seandainya ternyata pelaksana dilapangan mengurangi jumlah tulangan besi pada pondasi dan kolom dari rencana, kira2 apa yang akan terjadi? solusinya apa dan ada peraturan yang mengatur tentang hal tersebut tidak? thx before</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tips nya berguna banget terutama buat praktisi dilapangan<br />
saya ingin bertanya, seandainya ternyata pelaksana dilapangan mengurangi jumlah tulangan besi pada pondasi dan kolom dari rencana, kira2 apa yang akan terjadi? solusinya apa dan ada peraturan yang mengatur tentang hal tersebut tidak? thx before</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: adi</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-343</link>
		<dc:creator>adi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 03:44:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-343</guid>
		<description>bagus artikel dan tipsnya, saya juga mau tanya...dinding (bagian dalam) tempat kerja saya (pabrik) baru 2 th dibangun ..nah masalah yg timbul adalah ada semacam cairan licin yng muncul di dinding dan juga mempengaruhi catnya..sudah kita bongkar ,plester ulang aci dan cat lagi tapi 2 bulan kemudian muncul lagi..dan ini banyak sekali di beberapa titik....info yg sy dapat salah satunya waktu pembangunan kontraktor memakai air tanah yang mengandung garam..kalo itu bener gimana ngatasinnya...tlong sarannya...thanks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagus artikel dan tipsnya, saya juga mau tanya&#8230;dinding (bagian dalam) tempat kerja saya (pabrik) baru 2 th dibangun ..nah masalah yg timbul adalah ada semacam cairan licin yng muncul di dinding dan juga mempengaruhi catnya..sudah kita bongkar ,plester ulang aci dan cat lagi tapi 2 bulan kemudian muncul lagi..dan ini banyak sekali di beberapa titik&#8230;.info yg sy dapat salah satunya waktu pembangunan kontraktor memakai air tanah yang mengandung garam..kalo itu bener gimana ngatasinnya&#8230;tlong sarannya&#8230;thanks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: howard</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-334</link>
		<dc:creator>howard</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2009 18:06:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-334</guid>
		<description>tips yang baik sekali, jika boleh saya bertanya kebetulan rumah saya bangunan BTN, dan kualitas acian dinding sepertinya kurang baik (campuran pasir dan semen tidak seimbang) sehingga bagian plesteran luar dinding mengelupas (tahap awal tembok menggelembung, retak dan jika dikelupas dan meninggalkan lubang2 yang cukup besar) kira2 apakah lebih baik mengaci ulang semua tembok atau ada bahan khusus yang kiranya dapat digunakan sebagai alternatif? misalkan epoxy dan grouting yang disebutkan diatas. terima kasih sebelumnya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tips yang baik sekali, jika boleh saya bertanya kebetulan rumah saya bangunan BTN, dan kualitas acian dinding sepertinya kurang baik (campuran pasir dan semen tidak seimbang) sehingga bagian plesteran luar dinding mengelupas (tahap awal tembok menggelembung, retak dan jika dikelupas dan meninggalkan lubang2 yang cukup besar) kira2 apakah lebih baik mengaci ulang semua tembok atau ada bahan khusus yang kiranya dapat digunakan sebagai alternatif? misalkan epoxy dan grouting yang disebutkan diatas. terima kasih sebelumnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: trisnanjoyo</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-327</link>
		<dc:creator>trisnanjoyo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 15:52:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-327</guid>
		<description>Bang , maaf ,saya lagi ada masalah, boleh tanya ngak,
saya lag ada tugas PKL di pabrik cemen cibinong, saya dikasih tugas menghitung kekuatan beton,k175,k275,saya bingung, beban yang di tempatkan di atas pondasi sekitar 20 ton,bagaiman menghitung beton k175,k275, kok bisa ketemu k175/k275,
kata temen saya itu dari uji lab , tapi bos saya minta di hitungkan,campuran cemen,pasir,split,air,satu lagi bang, jika saya bisa menentukan itu , saya juga di tanya berapa kekuatan beban yang boleh ada di atasnya,?
terima kasih bang , atas bantuanya, 
kalau boleh bisa di emeil ke alamat i-meil saya bang,makasih ya bang.

salam


tris

Jawab :

Sdr Trisnanjoyo yang saya banggakan,saya akan mencoba menjawabnya, mudah2 ada manfaatnya. Untuk menghitung beban diatasnya, tidak saya dari kualitas beton aja yang ditinjau tapi juga dari dimensi dan tulangan yang mendukungnya. Karena kalau beton aja tanpa tulangan, berarti konstruksi itu hanya mampu menahan tekan saja , sedangkan tariknya hanya mampu menahan 8 % dari kekuatan tekannya.
Seperti kata temen anda, memang betul, nilai beton K175/K275 itu hasil uji lab kuat tekan beton (dengan benda uji kubus).
Untuk K175 / m3 biasanya : Air = 190 ltr ; Semen PPC = 297 kg ; Pasir = 745 kg dan Kerikil = 1143 kg.
Untuk K1300 /m3 biasanya : Air = 190 ltr ; Semen PPC = 371 kg ; Pasir = 680 kg dan Kerikil = 1134 kg.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bang , maaf ,saya lagi ada masalah, boleh tanya ngak,<br />
saya lag ada tugas PKL di pabrik cemen cibinong, saya dikasih tugas menghitung kekuatan beton,k175,k275,saya bingung, beban yang di tempatkan di atas pondasi sekitar 20 ton,bagaiman menghitung beton k175,k275, kok bisa ketemu k175/k275,<br />
kata temen saya itu dari uji lab , tapi bos saya minta di hitungkan,campuran cemen,pasir,split,air,satu lagi bang, jika saya bisa menentukan itu , saya juga di tanya berapa kekuatan beban yang boleh ada di atasnya,?<br />
terima kasih bang , atas bantuanya,<br />
kalau boleh bisa di emeil ke alamat i-meil saya bang,makasih ya bang.</p>
<p>salam</p>
<p>tris</p>
<p>Jawab :</p>
<p>Sdr Trisnanjoyo yang saya banggakan,saya akan mencoba menjawabnya, mudah2 ada manfaatnya. Untuk menghitung beban diatasnya, tidak saya dari kualitas beton aja yang ditinjau tapi juga dari dimensi dan tulangan yang mendukungnya. Karena kalau beton aja tanpa tulangan, berarti konstruksi itu hanya mampu menahan tekan saja , sedangkan tariknya hanya mampu menahan 8 % dari kekuatan tekannya.<br />
Seperti kata temen anda, memang betul, nilai beton K175/K275 itu hasil uji lab kuat tekan beton (dengan benda uji kubus).<br />
Untuk K175 / m3 biasanya : Air = 190 ltr ; Semen PPC = 297 kg ; Pasir = 745 kg dan Kerikil = 1143 kg.<br />
Untuk K1300 /m3 biasanya : Air = 190 ltr ; Semen PPC = 371 kg ; Pasir = 680 kg dan Kerikil = 1134 kg.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yoyok</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-324</link>
		<dc:creator>yoyok</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 03:11:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-324</guid>
		<description>wah bermanfaat sekali tipsnya.

rumah saya persis seperti kondisi pak saiful, baru dibangun namun tembok kamar sudah retak (2mm), retaknya pas di siku vertikal dan juga dibagian tengah horizontal. Namun yang retak hanya tembok kamar saja, yang lain tidak, apa saya harus membongkar tembok tersebut atau ada cara yang lebih effisien, biar biayanya gak keluar terlalu banyak lagi.

untuk saat ini tembok dibagian luar sedang di plester sama tukang karena sebelumnya belum diplester sehingga kalau kena hujam airnya merembes ke sisi tembok dalam. Ada saran tidak setelah proses plester selesai pada saat penghalusan semen harus dicampur apa agar bisa tahan air/waterproof.
Saya baca-baca katanya harus dicampur damdex atau bisa juga pake supercement, menurut anda kira2 paling baik pake apa ?

Terimaksih atas sarannya. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah bermanfaat sekali tipsnya.</p>
<p>rumah saya persis seperti kondisi pak saiful, baru dibangun namun tembok kamar sudah retak (2mm), retaknya pas di siku vertikal dan juga dibagian tengah horizontal. Namun yang retak hanya tembok kamar saja, yang lain tidak, apa saya harus membongkar tembok tersebut atau ada cara yang lebih effisien, biar biayanya gak keluar terlalu banyak lagi.</p>
<p>untuk saat ini tembok dibagian luar sedang di plester sama tukang karena sebelumnya belum diplester sehingga kalau kena hujam airnya merembes ke sisi tembok dalam. Ada saran tidak setelah proses plester selesai pada saat penghalusan semen harus dicampur apa agar bisa tahan air/waterproof.<br />
Saya baca-baca katanya harus dicampur damdex atau bisa juga pake supercement, menurut anda kira2 paling baik pake apa ?</p>
<p>Terimaksih atas sarannya. <img src='http://www.gussuta.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: gussuta</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-316</link>
		<dc:creator>gussuta</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 00:01:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-316</guid>
		<description>Bapak Syaiful yang saya banggakan, masalah retak2 pada temboknya, itu karena :
1. Tulangan pada sloof maupun pada baloknya terlalu kecil.
2. Campuran pada plesterannya, terutama semennya tidak sebanding dengan jumlah pasir dalam 1x adukan. (1:6 atau 1:7)
3. Bangunan dengan pondasi cakar ayam tidak menjamin akan bangunan itu kuat, jika tidak memperhatikan perbandingan antara tinggi bangunan dengan dalamnya pondasi, dimensi tulangan, lebar telapak dan struktur tanah setempat.
4. Waktu pemasangan jendela, agar dipasangkan angker pada kusennya, untuk mencegah terjadinya retak geser.
4. Dan pada pemasangan tembok, sebelumnya bata agar direndam dahulu dan plesterannya jangan terlalu tebal atau lebih dari 2,5 cm

Mudah2an ada manfaatnya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bapak Syaiful yang saya banggakan, masalah retak2 pada temboknya, itu karena :<br />
1. Tulangan pada sloof maupun pada baloknya terlalu kecil.<br />
2. Campuran pada plesterannya, terutama semennya tidak sebanding dengan jumlah pasir dalam 1x adukan. (1:6 atau 1:7)<br />
3. Bangunan dengan pondasi cakar ayam tidak menjamin akan bangunan itu kuat, jika tidak memperhatikan perbandingan antara tinggi bangunan dengan dalamnya pondasi, dimensi tulangan, lebar telapak dan struktur tanah setempat.<br />
4. Waktu pemasangan jendela, agar dipasangkan angker pada kusennya, untuk mencegah terjadinya retak geser.<br />
4. Dan pada pemasangan tembok, sebelumnya bata agar direndam dahulu dan plesterannya jangan terlalu tebal atau lebih dari 2,5 cm</p>
<p>Mudah2an ada manfaatnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: syaiful</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-315</link>
		<dc:creator>syaiful</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 12:58:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-315</guid>
		<description>rumah saya baru saja selesai dibuat tp koq temboknya sudah retak2...dan retaknya itu terdapat disemua ruangan..dan yg paling jelas terlihat di bagian tembok dekat jendela...retaknya itu klo didekat jendela vertikal dan di ruang keluarga/kamar retak horizontal..rumah saya pondasinya dari ceker ayam...dan rumah saya didak baru bawahnya saja atasnya belum karena masalah keuangan...apa mungkin karena adukan daknya terlalu tebal karena saya tidak mengerti masalah adukan semua saya serahkan ketukang...mohon bantuan..terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>rumah saya baru saja selesai dibuat tp koq temboknya sudah retak2&#8230;dan retaknya itu terdapat disemua ruangan..dan yg paling jelas terlihat di bagian tembok dekat jendela&#8230;retaknya itu klo didekat jendela vertikal dan di ruang keluarga/kamar retak horizontal..rumah saya pondasinya dari ceker ayam&#8230;dan rumah saya didak baru bawahnya saja atasnya belum karena masalah keuangan&#8230;apa mungkin karena adukan daknya terlalu tebal karena saya tidak mengerti masalah adukan semua saya serahkan ketukang&#8230;mohon bantuan..terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: MARTHINUS</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-305</link>
		<dc:creator>MARTHINUS</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 15:18:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-305</guid>
		<description>WAH,...MENARIK DEH ARTIKELNYA. BERGUNA BUAT PARA PRAKTISI DI LAPANGAN.KASUS KASUS TSB DIATAS SERING TERJADI DI LAPANGAN DAN BANAYK JG YG TDK TAU PENYEBABNYA.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>WAH,&#8230;MENARIK DEH ARTIKELNYA. BERGUNA BUAT PARA PRAKTISI DI LAPANGAN.KASUS KASUS TSB DIATAS SERING TERJADI DI LAPANGAN DAN BANAYK JG YG TDK TAU PENYEBABNYA.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Shinta</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-232</link>
		<dc:creator>Shinta</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 12:49:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-232</guid>
		<description>Boleh juga tips dan trik-nya nih.....
Thanks ya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Boleh juga tips dan trik-nya nih&#8230;..<br />
Thanks ya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yoga</title>
		<link>http://www.gussuta.com/teknik/tip-mengatasi-masalah-pada-bangunan.html/comment-page-1#comment-139</link>
		<dc:creator>yoga</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2008 13:21:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gussuta.com/?p=528#comment-139</guid>
		<description>terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
